Communication Skill Training Pondok Pesantren Abu Bakar Al-Islami Sumbawa
Menurut beberapa pakar komunikasi efektivitas proses komunikasi itu, 7 % kata-kata, 40 % dari nada/perasaan dan 53 % dari bahasa tubuh. Orang mungkin meragukan apa yang Anda katakan, tetapi mereka akan percaya dengan apa yang Anda lakukan. Sehingga terkadang tindakan itu adalah seampuh-ampuhnya alat komunikasi.
Point terpenting dalam berkomunikasi adalah mendengarkan apa yang tidak tersampaikan. Bingung ya? Mungkin Anda pernah berkomunikasi dengan anak di bawah usia 2 tahun? Ia tidak bisa berbicara dengan benar tapi ia mampu mengkomunikasikan apa yang diinginkan. Nah, kita pun tidak mengerti apa yang dikatakan tetapi kita mampu memprediksi, mengira-ngira apa yang diinginkannya. Tentunya tidak sekali langsung paham tetapi harus beberapa kali baru kemudian kita menemukan polanya dan akhirnya kita mampu menebaknya dengan cepat. Bayangkan jika Anda mampu melakukan hal tersebut dengan lawan bicara Anda.
Komunikasi yang baik itu punya ciri H.O.T. (Honest, Open, Two-Way). Pertama, Honest (jujur). Ketika berkomunikasi orang mungkin akan mendengar kata-kata Anda akan tetapi di saat yang sama mereka merasakan sikap Anda. Sehingga jujurlah dalam setiap kata dan perbuatan. Dan ini tidak mudah. Kedua, Open (terbuka). Pikiran yang terbuka akan memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan siapa saja. Pikiran itu ibarat parasut, dia akan berfungsi dan terasa manfaatnya jika sudah terbuka. Ketiga, Two-Way (dua arah). Cara cepat untuk saling memahami adalah berkomunikasilah dengan dua arah. Satu berbicara yang lain mendengarkan. Satu menyampaikan masalah yang lain menawarkan solusi. Dan kita harus paham berada di posisi yang mana. Jangan sampai ada temen curhat eh malah kita ngeluh juga masalah yang sama, itu bukan dua arah namanya.





Komentar
Posting Komentar